Pengampunan akan membebaskan Anda.
Tidak ada cara
untuk langsung menjadi baik. Segala sesuatu di dunia ini memerlukan proses,
termasuk bagaimana cara memperbaikinya. Manusia bukanlah mesin yang bisa kembali ke keadaan semula hanya dengan satu
klik. Bahkan mesin perlu penanganan dan
membutuhkan waktu lama untuk diperbaiki. Banyak orang bertanya-tanya
bagaimana menjadi diri sendiri saat
berada dalam kekacauan, tidak tahu arah mana yang harus diambil dalam hidup.
Berbagai pengaruh dari luar membuatnya
tak lagi mengetahui siapa dirinya sebenarnya.
Tidak ada manusia yang sempurna, kita semua pernah melakukan kesalahan dan kita
semua mempunyai kesempatan dan waktu untuk belajar untuk selalu berkembang,
menjadi baik kembali. Hari-hari tertentu mungkin merupakan hari-hari yang kita
anggap baik, hari berikutnya kita merasa
tertekan, terjebak secara emosional, atau terjebak dalam perilaku yang tidak
pantas karena satu dan lain hal. . Beberapa kesalahan kecil seperti tidak
sengaja menumpahkan kopi ke baju seseorang atau mendorong seseorang di tengah
jalan di dalam gerbong kereta, atau kesalahan yang kita anggap penting seperti
kolusi atau korupsi, bisa saja terjadi
dalam kehidupan ini.
Menyadari kesalahan adalah pintu pertama perbaikan hidup, dan niat untuk
memperbaikinya harus dibarengi dengan usaha yang maksimal. Tidak ada cara yang
baik kecuali menghindari terjatuh ke lubang yang sama. Untuk menjadi lebih
baik, kita harus menyikapinya dengan sungguh-sungguh dan tidak sekedar
mengucapkan keinginan dari mulut saja.
Saat itulah kita melakukan kesalahan. Bagaimana jika orang lain menyakiti kita, bertindak tidak pantas, dan menyakiti hati kita? Tentu saja luka ini tidak mudah sembuh. Akan ada keinginan sebagai imbalan atau setidaknya agar orang tersebut menerima tindakan yang sama seperti yang mereka lakukan kepada kita. Disinilah tantangan selanjutnya yang harus kita lalui, untuk bisa bangkit menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang, untuk bisa meraih kesuksesan dan kejayaan.
Jadilah diri sendiri, bukan orang yang mau balas dendam, itu yang harus kita lakukan. Karena agama tidak pernah mengajarkan balas dendam tapi mengajarkan manusia untuk memaafkan orang lain. Memaafkan adalah salah satu bentuk dan cara untuk memperbaiki diri, sedangkan kebanyakan orang lebih memilih menyimpan dendam dan berniat membalas dendam. Pengampunan akan membantu Anda mencapai tujuan yang paling realistis dan mendesak sekalipun. Dan memaafkan jugalah yang membuatmu lebih baik dan lebih baik dari mereka yang tidak. Apakah Anda menginginkan pekerjaan yang lebih baik, mendapatkan lebih banyak uang, memiliki hubungan yang lebih baik, atau tinggal di tempat yang lebih baik, pengampunan akan membantu Anda mencapai semua tujuan ini. Karena perilaku positif itulah yang menarik energi positif dalam diri siapa pun yang berjiwa positif.
Jika Anda tidak memaafkan, sebagian energi kehidupan spiritual Anda akan terjebak dalam kebencian, kemarahan, kesakitan, atau penderitaan karena berbagai hal. Energi kehidupan yang terperangkap ini akan membatasi Anda. Ini seperti mencoba mengendarai sepeda dengan rem diaktifkan sebagian. Ini pasti akan memperlambat Anda, membencinya, dan membuat Anda sulit untuk maju.
Belajar memaafkan diri sendiri juga penting. Menyakiti diri sendiri dengan menolak memaafkan diri sendiri juga dapat menyakiti orang lain. Jika Anda tidak memaafkan diri sendiri, Anda juga menghukum diri sendiri dengan menyangkal hal-hal baik dalam hidup. Semakin Anda menyangkal diri sendiri, semakin sedikit Anda harus memberi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar